jpnn.com – JAKARTA – Founder Arroyyan-HYR Indonesia Hanta Yuda Rasyidmeresmikan Musala dan Masjid Arroyyan-HYR di tiga sekolah di Bangka Belitung (Babel) yakni SDN 13 Pangkalanbaru, SMPN 5 Pangkalpinang, dan SMAN 3 Pangkalpinang.
Musala dan masjid didedikasikan sebagai ruang ibadah sekaligus bagian dari upaya membangun karakter dan menumbuhkan semangat menggapai mimpi generasi muda Babel untuk menjadi pemimpin masa depan.
“Atas berkah rahmat Allah SWT Musala dan Masjid Arroyyan-HYR ini didedikasikan sebagai pusat ibadah dan pembentukan karakter bagi siswa kita, para pemimpin masa depan Indonesia,” kata Hanta Yuda, Senin (28/9).
Agenda peresmian ini juga menjadi momentum bagi Hanta untuk kembali ke lingkungan sekolah yang dahulu menjadi tempat awal mengenyam pendidikan.
Bagi Hanta, sekolah sangat berjasa dalam memberikan fondasi dan pembentukan karakter hingga berhasil mengapai berbagai cita-cita.
“Hari ini saya tetap ingat jalan pulang, bahwa ada sekolah yang sangat besar jasanya. Semoga kalian besok menjadi orang-orang sukses yang luar biasa,” ujarnya.
Founder HYR School, sekolah unggulan dengan program beasiswa penuh hingga lulus, ini mengingatkan para siswa bahwa keberhasilan tak hanya didapatkan dengan bercita-cita, tetapi juga didukung dengan kesungguhan menuntut ilmu.
Dia berpesan kepada siswa agar tak pernah meninggalkan ibadah, menghormati guru, berbakti pada orang tua, bertanggung jawab, dan rajin belajar.
Lebih lanjut Hanta mengungkap bahwa sekolah telah memberikan sejumlah fondasi penting dalam perjalanan hidupnya, mulai dari kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional melalui pengalaman berorganisasi, hingga kecerdasan spiritual.
Pengalaman mengikuti OSIS, koperasi pelajar dan Pramuka, membuat Hanta mampu mengasah jiwa kepemimpinan sekaligus karakter diri.
“Kalau pelajar tidak rajin belajar, tidak mungkin sukses. Tiga hal yang saya dapatkan dari sekolah mulai dari kecerdasan intelektual tentang akademik exelent, kecerdasan emosional yakni leadership saya dapatkan dari OSIS, Koperasi, Pramuka dan demikian pula dengan kecerdasan spiritual,” ujarnya.
Hanta juga mendorong siswa untuk tidak menjadikan kondisi atau lingkungan sebagai pembatas cita-cita.
CEO Sagha Group ini menekankan pada setiap pelajar untuk memiliki kesempatan membangun masa depan selama berani menetapkan mimpi besar dan bersungguh-sungguh memperjuangkannya.
“Sekolah kita boleh kecil, tetapi satu pesan saya kepada kalian semua cita-citanya, mimpinya tidak boleh kecil. Harus besar dan setinggi-tingginya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Pangkalpinang Suryadi mengapresiasi perhatian Hanta Yuda Rasyid yang diwujudkan melalui pembangunan Masjid Arroyyan-HYR.
Menurut dia, kehadiran masjid tersebut memiliki makna tersendiri karena tidak hanya memberikan manfaat bagi warga sekolah, tetapi juga meninggalkan jejak sejarah yang akan terus dikenang.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Hanta Yuda atas perhatian dan kepeduliannya kepada SMAN 3 Pangkalpinang. Bagi kami, pembangunan Masjid Arroyyan-HYR ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga bagian dari sejarah sekolah dan wujud toleransi tinggi,” ujar Suryadi.
Kepala SMP Negeri 5 Pangkalpinang, Vesty Verawaty mengungkapkan kebanggaan lantaran terlibat langsung dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid HYR.
Menurut dia kehadiran musala tak hanya dapat dimanfaatkan guru dan siswa namun dapat menjadi symbol keberagaman dan keharmonisan tolerasi antarsesama.
“Bangga dan terpenting dari pembangunan musala ini juga menjadi wujud toleransi sebenarnya. Kita bisa memberikan ruang bagi setiap orang di sekolah untuk menjalankan ibadah dengan baik, sekaligus tetap menjaga kebersamaan, saling menghormati, dan menghargai perbedaan,” jelas Vesty. (boy/jpnn)
Sumber : https://www.jpnn.com/news/bantu-pembentukan-karakter-siswa-hanta-yuda-resmikan-3-masjid-di-sekolah-sekolah-babel



